Kamis, 02 September 2010

HUBUNGAN IKLIM DENGAN MANUSIA

Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca dalam waktu yang panjang. Studi tentang iklim dipelajari dalam meteorologi. Iklim di bumi sangat dipengaruhi oleh posisi matahari terhadap bumi. Terdapat beberapa klasifikasi iklim di bumi ini yang ditentukan oleh letak geografis. Secara umum kita dapat menyebutnya sebagai iklim tropis, lintang menengah dan lintang tinggi. Ilmu yang mempelajari tentang iklim adalah klimatologi.
Iklim sangat mempengaruhi cara hidup manusia seperti model pakaian, bentuk rumah, alat perhubungan, jenis tumbuhan atau hewan yang dimakan, dsb.Oleh karena itu sifat manusia dan binatang di suatu daerah berbeda dengan daerah lainnya,
Dalam hal berpakaian misalnya orang yang tinggal di daerah yang beriklim kutub maka ia akan menggunakan pakaian yang tebal berbeda dengan orang yang tinggal di daerah yang beriklim tropis maka ia akan menggunakan pakaian yang tidak begitu tebal seperti yang digunakan oleh orang yang tinggal di daerah kutub.
Keadaan iklim suatu daerah juga mempengaruhi bentuk rumahnya. Seperti arsitektur bangsa Eskimo yang tinggal di daerah iklim kutub tentu berbeda dengan bangsa yang tinggal di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Arsitektur bangsa Eskimo biasa di sebut iglo. Rumah bangsa Eskimo memperlihatkan bagaimana arsitektur memecahkan iklim setempat (dengan suhu sangat rendah) serta memanfaatkan material setempat plus teknologi sederhana yang dikenal masyarakat setempat. Dengan rancangan semacam ini, tanpa bantuan pemanas ruang, suhu udara ruang di dalam dapat mencapai sekitar 20oC ketika suhu udara di luar berkisar pada –15o . Sedangkan di daerah iklim subtropis bangunan dibuat dengan dinding rangkap yang tebal, dengan penambahan bahan isolasi panas di antara kedua lapisan dinding sehingga panas di dalam bangunan tidak mudah dirambatkan ke udara luar. Dan di daerah tropis umumnya rumah terbuat dari kayu karena daerah tropis banyak di tumbuhi hutan jadi lebih mudah untuk mencari bahan rumah.
Selain dari cara berpakaian dan arsitektur, iklim juga menentukan jenis tanaman yang bisa tumbuh. Iklim membatasi pertumbuhan tanaman di muka bumi, karena itu iklim membatasi hasil panen. Hewan juga tanggap terhadap perbedaan iklim, baik secara fisiologis maupun berdasarkan atas pakan ternak. Jadi jelas iklim sangat bermanfaat bagi kehidupan di bumi, terutama bagi makhluk hidup. Selain faktor –faktor edafik atau kondisi fisiografi yang berhubungan dengan ketinggian dan relief muka bumi. Faktor iklim yang sangat menentukan, diantaranya suhu udara, kelembapan, curah hujan dan angin.
Misalnya daerah yang beriklim tropis sebagian besar wilayahnya di tumbuhi oleh hutan hujan tropis yang dicirikan dengan pohon yang selalu hijau sepanjang tahun, lingkar pohon yang besar dan tanah yang lembab.Sedangkan di daerah yang beriklim kutub sebagian besar atau bahkan hampir seluruhnya ditutupi oleh salju.
Dengan berbedanya vegetasi yang tumbuh tentu saja tanaman yang ditanam dan digunakan untuk sumber makanan akan berbeda pula. Misalnya orang yang tinggal di iklim tropis sebagian besar akan menanam tanaman yang sesuai dengan iklim yang ada si daerah tropis seperti padi dan jagung. Sedangkan orang yang tinggal di daerah subtropics kebanyakan dari mereka mengkonsumsi daging dan roti sebagai makanan utama.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Iklim
http://www.nanampek.nagari.or.id/a36.html
http://www.facebook.com/topic.php?uid=367572605117&topic=13717

Tidak ada komentar:

Posting Komentar